Postingan

Kembali ke Asrama; Nostalgia Lama dan Antar Anak ke Seminari Kisol

Gambar
  Foto: Pose di Lorong Sampio ​ Jika kita berbicara tentang pendidikan di Manggarai, nama Kisol akan selalu memiliki tempat istimewa. Bagi saya, Kisol bukan sekadar sebuah titik di peta. Ia adalah rumah yang menempa karakter dan kecerdasan, meski saya hanya sebentar saja di sana. ​Menapaki kembali jalan menuju Seminari St. Pius XII Kisol hari ini, ingatan saya terlempar jauh pada sosok visioner yang meletakkan batu pertama tempat ini: Alm. Pastor Leo Perik SVD.  Berkat tangan dingin dan visi beliau, sekolah ini berdiri dan bertransformasi menjadi mercusuar pendidikan yang melahirkan banyak Pastor dan orang-orang hebat bagi tanah Manggarai. ​Perjalanan hari ini terasa berbeda. Kini saya lalui dengan perasaan yang baru: seorang ayah yang mengantar anaknya kembali ke asrama setelah liburan panjang. Dulu saya yang menapaki lorong asrama ini, kini anak saya yang akan melanjutkannya. ​Setibanya di sana, kami para orang tua diajak dalam sebuah pertemuan yang dipimpin langsung oleh R...

Gerakan Green School di Kabupaten Manggarai: Harapan Baru Ekosistem Pendidikan Kita

Gambar
  Foto: Kadis PPO Manggarai, Monitoring Pelaksanaan Green School Omvalen.net Cobalah sesekali anda meluangkan waktu untuk mengunjungi sekolah-sekolah di pinggiran Manggarai. Anda akan melihat halaman yang gersang, berdebu, dan anak-anak yang berlarian di bawah terik matahari yang menyengat. ​Bisa dibayangkan kehidupan sekolah di zaman modern ini tanpa lingkungan yang sehat. Itu sungguh menyiksa! ​Saat berdiskusi dengan Dinas PPO, ternyata gerakan Green School (Sekolah Hijau) ini lahir dari kegelisahan serupa. Kepala Dinas PPO, Wensislaus Sedan, memiliki visi besar terkait hal ini. Beliau tidak ingin kebijakan ini hanya menjadi dokumen di atas meja kerja. Komitmen itu dibuktikannya dengan terus turun langsung ke lapangan. Hingga kini, sudah lebih dari 300 sekolah di pelosok Kabupaten Manggarai yang beliau kunjungi untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak atas lingkungan belajar yang layak. ​Melalui visi besar tersebut, wajah sekolah-sekolah kita ingin diubah. Targetnya ambisius...

Demplot Kartika Kodim 1612 Manggarai: Model Ketahanan Pangan yang Menginspirasi

Gambar
Foto bersama Pa Lambertus Enga, Inspirator Hortikultura Demplot Kartika Kodim 1612 Manggarai Rabu, 2 Juni 2025 ------- Di tengah hiruk-pikuk modernisasi, seringkali kita lupa akan akar ketahanan bangsa: pertanian. Generasi muda semakin menjauh dari lumpur dan cangkul, memilih profesi yang dianggap lebih "kekinian". Namun, di Manggarai, sebuah inisiatif gemilang dari Kodim 1612 Manggarai melalui program Demplot Kartika justru menunjukkan bahwa pertanian adalah masa depan, bahkan bisa menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Belum lama ini, Demplot Kartika Kodim 1612 Manggarai menggelar acara panen raya hortikultura. Bukan sekadar panen biasa, ini adalah bukti nyata keberhasilan sebuah visi. Bertempat di lahan area Bandara Frans Sales Lega, demplot ini dikelola langsung oleh anggota Kodim 1612 Manggarai.  Dedikasi para prajurit yang biasanya memegang senjata, kini beralih memegang cangkul, sungguh patut diacungi jempol. Mereka telah mengubah lahan tidur menjadi kebun produktif. Be...

Kepala SDI Konggang Minta Dukungan Orang Tua dalam Penerapan Kurikulum Deep Learning

Gambar
Foto: Kepala Sekolah bersama orang Tua siswa dan para siswa  Ruteng , Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti SDI Konggang, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, saat pengumuman kelulusan tahun ajaran 2024/2025 yang berlangsung pada Senin, 2 Juni 2025.  Sebanyak 44 peserta didik berhasil menyelesaikan pendidikan dasar mereka, dengan kehadiran para orang tua yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Dalam sambutannya, Kepala SDI Konggang, Kristianus H.J. Gadu, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan para siswa yang telah mencapai titik kelulusan.  "Sebentar lagi mereka tidak akan bersama kami lagi. Namun, mereka telah menunjukkan bakat luar biasa, baik dalam akademik maupun non-akademik," ungkapnya. Keberhasilan siswa-siswi SDI Konggang tidak hanya tercermin dalam kelulusan mereka, tetapi juga dalam berbagai prestasi yang telah diraih.  Beberapa di antaranya adalah keberhasilan dalam kompetisi cerdas cermat sampai pada tingkat semifinal, ser...

Langkah Maju Pariwisata Budaya: Peresmian Tiga Rumah Adat di Ruteng Pu'u

Gambar
  Foto: Bupati Hery saat meresmikan salah satu rumah adat "sondong" Omvalen.net . - Kampung Adat Ruteng Pu'u kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Manggarai dengan diresmikannya tiga unit rumah adat "sondong" pada Sabtu (3/5/2025).  Peresmian yang dilakukan langsung oleh Bupati Manggarai, Heribertus G.L Nabit, SE.MA., ini menjadi angin segar bagi upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan sektor pariwisata di wilayah Manggarai. Tiga rumah adat yang pembangunannya selesai pada tahun 2024 ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Pemkab Manggarai dan sektor swasta yang memiliki visi yang sama dalam melestarikan warisan leluhur.  Satu unit rumah adat didanai oleh Pemkab Manggarai, sementara dua unit lainnya merupakan kontribusi dari Yayasan Tirto Utomo dan Yayasan Umma Nusantara, organisasi yang dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian budaya dan seni di berbagai penjuru Indonesia. Foto; Acara...

Kisah di Balik Gemulai Seribu Penari: Warnai Semangat Hardiknas di Kota Ruteng

Gambar
  Foto: bersama salah seorang penari Denting musik tradisional gong dan gendang mengalun syahdu di Natas Labar, pusat hiburan yang baru saja diresmikan di kota Ruteng. Pemandangan menakjubkan tersaji saat sekitar seribu penari membanjiri ruang terbuka itu, memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 tingkat Kabupaten Manggarai pada Jumat 2 Mei 2025. Sebuah momen bersejarah, mengingat ini adalah kali pertama Natas Labar menjadi saksi sebuah upacara besar setelah pembukaannya pada 11 April 2025 lalu. Usai mengikuti upacara khidmat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd, mata seluruh hadirin, mulai dari jajaran pejabat hingga masyarakat umum yang memadati Natas Labar, tertuju pada ribuan pasang kaki yang bergerak serempak.  Mereka membawakan tarian tradisional Manggarai yang memukau, "Sae". Gerak yang dinamis dan irama yang menghentak menciptakan harmoni yang membius mata penonton. Di tengah riuhnya tepuk tangan dan decak kagum,...

Di Balik Rak Buku Perpustakaan Manggarai: Kisah Cohen, Sang Pembelajar Muda

Gambar
  Foto: Saat obrolan dengan Cohen Suasana tenang Perpustakaan Daerah Kabupaten Manggarai siang itu terusik oleh pemandangan yang tak biasa. Di antara rak-rak buku yang menjulang, seorang remaja tampak khusyuk membaca.  Rasa penasaran membawa langkahku mendekat. Sosok itu ternyata Kalistus C. Selama, atau akrab disapa Cohen, seorang siswa kelas XII jurusan Usaha Layanan Pariwisata (ULP) di SMK Sadar Wisata - Ruteng, Manggarai, NTT. Di usianya yang masih belia, Cohen menjelma menjadi pengunjung setia perpustakaan. Baginya, perpustakaan adalah gudang ilmu yang tak ternilai harganya.  "Saya suka membaca ilmu-ilmu yang bisa langsung diterapkan," ujarnya dengan mata berbinar. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah ilmu kepemimpinan. ***** Kesukaannya pada sejarah juga tak kalah besar. Dengan antusias, ia bercerita tentang tokoh-tokoh dunia seperti Alexander Agung yang hampir menguasai tiga benua dan Napoleon Bonaparte, sosok hebat di masanya.  "Kalau begitu cocok ja...